SAMZ YUZA
15 Agustus 2012
22 Desember 2010
Doraemon: Doraemon The Movie: Nobita's Great Battle of the Mermaid King
Doraemon The Movie: Nobita's Great Battle of the Mermaid King (映画ドラえもん のび太の人魚大海戦, Eiga Doraemon Nobita no Ningyo Daikaisen), juga dikenal dengan Doraemon The Legend 2010, adalah film anime yang akan dirilis p
ada 6 Maret 2010.
sinopsis : Nobita ingin menyelam di kota, maka Doraemon menggunakan alat Silmulator Pompa Bawah Air (架空水面シミュレーター・ポンプ) untuk mengisi kota dengan air. Pada suatu malam, Doraemon dan Nobita menggunakan alat Simulator Kacamata Selam untuk menyelam di kota. Kemudian muncul banyak ikan dan hiu yang menyerang Doraemon dan teman-temannya sehingga Doraemon mematikan alat Silmulator Pompa Bawah
ada 6 Maret 2010.sinopsis : Nobita ingin menyelam di kota, maka Doraemon menggunakan alat Silmulator Pompa Bawah Air (架空水面シミュレーター・ポンプ) untuk mengisi kota dengan air. Pada suatu malam, Doraemon dan Nobita menggunakan alat Simulator Kacamata Selam untuk menyelam di kota. Kemudian muncul banyak ikan dan hiu yang menyerang Doraemon dan teman-temannya sehingga Doraemon mematikan alat Silmulator Pompa Bawah
9 November 2010
Evangelion 2.22 : You can (not) Advance
Evangelion 2.22 : You can (not) Advance atau yang memiliki judul asli ヱヴァンゲリヲン新劇場版: 破 (Evangerion Shin Gekijōban: Ha), merupakan versi rebuild dari anime legendaris dari tahun '90-an Shin Seiki Evangelion (Neon Genesis Evangelion). Cerita yang disuguhkan pada Evangelion 2.22 ini tidak berhubungan dengan versi anime atau manganya, walaupun cerita pada versi 1.11 hampir sama dengan versi animenya. Jadi disarankan tidak mengait-ngaitkan dengan versi animenya.27 Agustus 2010
Ilmuwan Temukan Rangkaian Tata Surya Baru
LONDON - Ditemukan sebuah sistem tata surya baru yang berisi tujuh planet dengan jarak 127 tahun cahaya dari Bumi. Sistem tata surya ini dipercaya oleh para ilmuwan sebagai yang terbesar sesudah matahari.
"Kami telah menemukan bahwa tata-surya tersebut sama seperti tata surya pada umumnya," kata Dr. Christope Lovis, ilmuwan dari European Southern Observatory (ESO), seperti dikutip melalui Telegraph, Rabu (25/8/2010).
Awalnya, para ilmuwan mengonfirmasi bahwa ada lima planet di tata surya tersebut, namun kemudian setelah dianalisa ternyata ada dua planet lagi. Jarak antara planet-planet tersebut dengan bintangnya juga sama seperti tata surya kita.
"Penemuan yang luar biasa ini juga menunjukkan bahwa kita kini memasuki era penelitian exoplanet, studi mengenai sistem planet-planet. Pembelajaran mengenai pergerakan planet pada orbitnya memberitahukan kepada kita mengenai proses evolusi dari tata surya tersebut," tambah Lovis.
Bintang dari tata surya tersebut, bernama HD 10180, berada di selatan konstelasi Hydrus dengan jarak 127 tahun cahaya dari Bumi.
Para astronom dengan sabar mempelajari selama enam tahun dengan menggunakan alat HARPS spectograph, yang dipasang pada teleskop ESO di La Silla, Chilli.
Planet-planet di tata surya ini berukuran 13 sampai 25 kali dari bumi. Dengan waktu orbit selama 600 hari.
Dr Lovis mengatakan, mereka juga sedang meneliti dua planet dari ketujuh planet yang ada di tata surya tersebut. Yang satu berukuran seperti planet Saturnus, yang satu lagi berukuran hampir sama seperti bumi.
Sampai saat ini para astronom telah menemukan 15 tata surya yang memiliki setidaknya tiga planet. Yang terakhir adalah 55 Calibri, sebuah tata surya yang terdiri dari dua matahari dan lima planet.
(srn) (sumber: okezone.com)
"Kami telah menemukan bahwa tata-surya tersebut sama seperti tata surya pada umumnya," kata Dr. Christope Lovis, ilmuwan dari European Southern Observatory (ESO), seperti dikutip melalui Telegraph, Rabu (25/8/2010).
Awalnya, para ilmuwan mengonfirmasi bahwa ada lima planet di tata surya tersebut, namun kemudian setelah dianalisa ternyata ada dua planet lagi. Jarak antara planet-planet tersebut dengan bintangnya juga sama seperti tata surya kita.
"Penemuan yang luar biasa ini juga menunjukkan bahwa kita kini memasuki era penelitian exoplanet, studi mengenai sistem planet-planet. Pembelajaran mengenai pergerakan planet pada orbitnya memberitahukan kepada kita mengenai proses evolusi dari tata surya tersebut," tambah Lovis.
Bintang dari tata surya tersebut, bernama HD 10180, berada di selatan konstelasi Hydrus dengan jarak 127 tahun cahaya dari Bumi.
Para astronom dengan sabar mempelajari selama enam tahun dengan menggunakan alat HARPS spectograph, yang dipasang pada teleskop ESO di La Silla, Chilli.
Planet-planet di tata surya ini berukuran 13 sampai 25 kali dari bumi. Dengan waktu orbit selama 600 hari.
Dr Lovis mengatakan, mereka juga sedang meneliti dua planet dari ketujuh planet yang ada di tata surya tersebut. Yang satu berukuran seperti planet Saturnus, yang satu lagi berukuran hampir sama seperti bumi.
Sampai saat ini para astronom telah menemukan 15 tata surya yang memiliki setidaknya tiga planet. Yang terakhir adalah 55 Calibri, sebuah tata surya yang terdiri dari dua matahari dan lima planet.
(srn) (sumber: okezone.com)
Atmosfir Semakin Menciut?
WASHINGTON - Para ilmuwan mengatakan bahwa kurangnya aktifitas matahari menyebabkan salah satu lapisan teratas atmosfir menyusut.
Meski terdengar agak sedikit menakutkan tapi sebenarnya ini adalah kabar yang baik untuk satelit-satelit angkasa kita. Paslanya gas-gas dari radiasi sinar matahari tersebut memperpendek usia satelit. Fenomena kurangnya aktifitas matahari ini membuat umur satelit bertahan menjadi lebih lama, seperti yang dikutip dari Straits Times, Jumat (27/8/2010).
Selain itu, fenomena ini juga ada sisi buruknya yakni makin bertambah banyak saja sampah-sampah di luar angkasa.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal American Geophysical Union, energi matahari berkurang sepanjang periode tahun 2007 sampai 2009. Selama periode tersebut, lapisan atmosfir teratas bernama thermosphere, yang berada di ketinggian 90 kilometer sampai 480 kilometer di atas Bumi, menjadi dingin dan menciut.
Kurangnya aktifitas matahari yang menyebabkan menyusutnya thermosphere ini adalah kontraksi terbesar dalam kurun waktu 43 tahun terakhir.
(srn) (sumber: okezone.com)
Langganan:
Postingan (Atom)
